Monday, 4 April 2016

Makan Garam Saat Hamil


Makan Garam Saat Hamil diperbolehkan, namun sebaiknyajangan berlebihan.  Garam meja atau natrium klorida adalah mineral yang ditambang dari endapan garam di bumi. garam laut, di proses dengan  penguapan sehingga terbentuklah kristal garam. CDC melaporkan bahwa 90% orang Amerika mengkonsumsi kelebihan garam melampaui batas yang direkomendasikan.
 
Makan Garam Saat Hamil


Untuk anda yang tidak hamil pun dapat mengikuti tips kesehatan tentang konsumsi garam sehari-hari   sebagai berikut:

1. Diet rendah Garam - Anda mungkin tidak harus mengubah semua porsi makan anda. Anda cukup mengurangi memakan makanan yang mengandung banyak garam,seperti daging asap atau daging kalengan, ikan asin dan makanan pembuka yang mengandung garam. Garam bersembunyi di banyak makanan karena proses membuat/memasaknya yang ditaburi dengan  garam, jadi pastikan untuk selalu memeriksa  kandungan gizi dan kandungan garam pada makanan anda.

2. Olahragalah secara rutin -  olahraga terbukti menjadi salah satu cara terbaik untuk keluar keringat, keringat yang dikeluarkan saat berolahraga ini mengandung natrium/ garam. Tidak perlu olahraga berat, olahraga ringanpun akan membawa banyak manfaat kesehatan lainnya.

3. Atur penggunaan Garam di dapur anda - Sejak garam hampir ditemui di semua olahan makanan, sehingga saat ini sekitar 70% dari semua natrium yang kita konsumsi berasal dari garam dapur.

Mulailah menerapkan tips ini dan liahatlah perbedaan nya, pengontrolan konsumsi garam dapur akan mengurangi resiko tekanan darah tinggi bagi kesehatan anda, Anda dapat mengendalikannya sekarang juga. Lakukan Diet rendah garam, rajinlah berolah raga dan hidup anda akan semakin  menyenangkan.

Demikianlah artikel tentang  Makan Garam Saat Hamil , semoga bermanfaat

No comments:

Post a Comment